Ideologi Politik Gue – PoliticalCompass

 

multi-ethnic-group-people-ideology-concept-41633466.jpg

Jadi sebenernya ini tuh tugas esai kuliah gue. Jadi kan kita disuruh ikut test di http://politicalcompass.org/ biar kita tau, sebenernya orientasi ideologi kita tuh kemana. Apakah liberalis, konservaatif, atau sosialis. Bisa kalian coba koook. Sebenernya tiap ideologi tuh punya ciri khas nya masing-masing. Nggak ada yang salah dan nggak ada yang bener. Sama aja. Gue suka sama pertanyaan-pertanyaan di test nya itu. Menarik gitu. Banyak pertanyaan yang bikin galau haha. Yaudah sih gitu pokoknya mah. Hahaaa. Check it out!

catsokkk.jpg

         Apabila dihadapkan pada situasi dimana saya harus memilih satu ideologi, saya lebih cenderung pada ideologi liberal. Hal itu dikarenakan saya menyukai adanya penjaminan kebebasan berpendapat atas individu dalam sebuah negara. Hanya saja, tidak semua gagasan liberalisme saya terima sepenuhnya karena ada beberapa hal yang menurut saya terdapat pertentangan. Salah satunya karena adanya kebebasan dalam mencari pendapatan (persamaan kesempatan) mengakibatkan terjadinya kesenjangan dan keseluruhan perekonomian cenderung dikuasai oleh para pemodal karena masyarakat menengah bawah kalah bersaing. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Mungkin karena adanya perbedaan pandangan inilah yang kemudian membuat hasil tes saya di https://www.politicalcompass.org/test memunculkan AUTORITARIAN KIRI sebagai ideologi saya. Bagi saya, tidak begitu mengejutkan dengan hasil ini karena dalam menjawab pertanyaan-pertanyaannya saya memang lebih condong pada adanya pemerataan perlakuan oleh pemerintah terlebih lagi mengenai pelayanan publik yang berkaitan dengan kesejahteraan warga negara dan juga nilai-nilai moral masyarakat. Seharusnya pemerintah selalu mengedepankan adanya pemerataan seperti pemerataan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur secara merata tanpa pandang bulu. Jadi, seluruh warga negara berhak atas penjaminan hidup yang layak. Maka dari itu saya tidak menyetujui pernyataan yang meyebutkan bahwa “orang yang membayar lebih berhak mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih pula”. Bagi saya itu bukanlah suatu keadilan karena seharusnya biaya kesehatan untuk masyarakat telah ditanggung oleh pemerintah dan semua berhak atas kesehatan yang layak.

catskkk.jpg

                 Ada beberapa isu yang cukup menarik perhatian saya, salah satunya mengenai narkoba. Walaupun narkoba dikonsumsi untuk pribadi, bagi saya itu tetaplah sesuatu yang ilegal. Karena dampak yang timbul dari pengkonsumsian barang haram tersebut, pelaku cenderung akan melukai pihak lain (dampak dari hilangnya kesadaran). Oleh sebab itu, peran negara disini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari segala perilaku yang melanggar hukum. Isu lainnya adalah mengenai pemberlakuan hukuman mati. Saya setuju mengenai penerapan hukuman mati untuk pelaku kejahatan berat terlebih lagi yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Bagi saya nyawa haruslah dibayar nyawa. Pendapat saya ini tentunya akan berlawanan dengan para pegiat HAM karena dinilai melanggar hak hidup pelaku tersebut. Hak hidup merupakan sesuatu yang harus dijamin dan sebuah anugerah terindah yang Tuhan diberikan kepada seluruh manusia. Menurut saya, apabila sesorang yang telah mengambil hak hidup orang lain, dia pantas untuk menerima hukuman atas hilangnya nyawa korbannya, yaitu menebusnya dengan nyawanya sendiri. Bagi saya hukuman mati bukanlah sesuatu yang melanggar HAM, karena ini sebagai imbalan yang harus diterima oleh pelaku karena telah merampas hak asasi si korban. Selain itu dengan penerapan hukuman mati memberikan kesan di masyarakat bahwa pemerintah serius dalam melindungi hak hidup warganya, dengan begitu orang-orang akan takut dan akan berpikir ulang untuk melakukan tindakan tersebut mengingat hukuman yang begitu berat. Dengan begitu keamanan masyarakat dapat terjamin.
              Apabila dibandingkan dengan hasil tes teman saya yang mendapatkan  autoritarian kanan, kita memiliki perbedaan dalam hal ekonomi. Negara menghendaki adanya persamaan kesempatan dimana setiap orang berhak dengan caranya sendiri untuk mencapai apa yang diinginkan. Oleh sebab itu, tidak ada persamaan ekonomi dalam negara, semua tergantung pada usaha masing-masing individu. Bukan suatu masalah apabila pendapatan hanya pada pemilik modal, karena apa yang didapat adalah hasil dari apa yang kamu upayakan, begitu katanya. Mengenai pemerataan pelayanan juga kami memiliki perbedaan, menurutnya apabila seseorang telah membayar lebih pada untuk sebuah pelayanan, kesehatan misalnya, tentunya pelayanan yang ia terima juga harus berbeda dari yang lain. Ini yang berkebalikan dengan pandangan saya. Mengenai fasilitas pelayanan publik (kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan) seharusnya masyarakat menerima pelayanan yang sama tanpa adanya pembedaan. Hal itu dikarenakan kesejahteraan merupakan hak mutlak yang harus diterima oleh setiap warga negara.

makmsakms.jpg

              Berdasarkan rujukan yang saya peroleh[1], autoritarian kiri lebih banyak mengaplikasikan kolektivitas di bidang sosial dan ekonomi. Namun bukan dalam hal pandangan politik. Mengapa? Melihat dari fungsi ideologi yang bertujuan untuk membentuk adanya good society. Good society yang seperti apa? Ini yang kemudian membedakan antara satu ideologi dengan ideologi lain. Dalam ideologi autoritarian kiri, masyarakat yang baik (good society) terbentuk tergantung kepada masyarakat itu sendiri. Sebab yang menentukan suatu kebaikan bukan individu melainkan masyarakat. Oleh sebab itu moral yang berlaku harus sesuai dengan apa yang berlaku di masyarakat. Masyarakat pula lah yang menentukan apakah seseorang itu bersalah atau tidak. Juga tidak heran apabila autoritarian kiri cenderung bersifat konservatif dan mencoba untuk mempertahankan tradisi. Dapat disimpulkan bahwa dalam negara yang menganut ideologi autoritarian kiri juga ikut mengatur perilaku individu.
              Tes tersebut telah memberikan banyak pengetahuan yang lebih mengenai negara. Negara seharusnya ikut mengatur tiap individu agar individu tidak berlaku bebas tanpa batasan yang kemudian dapat berakibat pada perampasan hak orang lain. Negara juga harus memberi kebebasan dalam hal perekonomian agar terciptanya kompetisi yang sehat dalam masyarakat. Selain itu adanya penjaminan hak kesejahteraan dari negara untuk rakyat dan segala sumber daya yang ada harus diolah negara demi kepentingan negara. Selain itu juga negara harus memperhatikan nilai-nilai moral masyarakat agar terus terjaga keamanan dan kenyamanan dalam negara. Pada intinya, negara merupakan salah satu alat untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan di masyarakat, yaitu dengan menentapkan aturan-aturan yang telah disepakati bersama demi kebaikan bersama pula.

Nah itu tadi hasil esainya. Thanks udah baca sampe akhir. Sebenernya menulis itu bukan sesuatu yang baru buat gue. Soalnya tiap hari kuliah gue selalu harus ngumpulin review dan esai lalalayeyeye gitu. Pengen juga sih tiap tugas di post di blog, tapi kayak berat banget gitu bahasanya. Tapi ya… kira-kira gimana kalo gue post tugas-tugas gue disini? Wakakaka. biar gue keliatan lebih intelek gitu daripada curhat ga jelas. Haha. Tapi gimana pandangan kalian? Hahaaa

Bye.  Wassalam.

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Ideologi Politik Gue – PoliticalCompass

  1. weew bul kita dekat sekaliw. aku Economic Left/Right: -1.75 Social Libertarian/Authoritarian: 1.18

    eh tulis aja bul tugas2 mu. jadi entar aku juga lebih tau dikit2 tentang politik ok ok anyway aku suka posting mu ini. sukses terus yak

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s