Berfaedah

Merasa (Kerja) Sendirian

tumblr_oewbn0dcua1v549ruo1_500

Ah.. Isya-isya gini masih nongkrong di Selasar Fisip Unpad, duduk cantik di depan laptop kesayangan sambil menatap to-do-list yang  banyak banget dan udah mendesak meminta untuk segera dikelarin. Heu. Lagi ga mood. Toh ini juga lagi ujan deres. Enaknya sih menikmati hujan sambil mikir sesuatu yang lebih berfaeda. Yea. Asiq.

Aku mau berbagi sesuatu. Entah kenapa aku teringat akan sebuh voice note dari seseorang yang selalu menginspirasiku. Voice note (vn) itu dikirimnya ketika waktu itu aku meminta nasehat darinya tentang permasalahan yang sedang membombardir diriku. Ah nggak deng, akunya aja yang lagi lemah kayak permen yupi. Aku ga mau panjang lebar merangkai kata-katanya, ku

bikin transkripnya aja deh. Pokoknya kata-kata nya waktu itu ngena bangeet. Keren banget pokoknya.. Bikin aku mikir dan berucap dalam hati, “iya juga ya..” Begini kata beliau,

“Merasa sendirian itu adalah salah satu penyakit yang paling sering menggerogoti apa yang telah kita lakukan. Entah itu amanah, akademik, pertemanan, dan lain-lain. Padahal tanpa kita sadari, dengan rasa kesendirian itu bikin kita seolah-olah tidak menganggap atas apa-apa yang telah rekan kerja kita lakukan kepada kita. Dan pada saat kita tidak melihat kehadiran mereka saat ini di samping kita, coba positif thinking. Bisa jadi saat itu dia sedang berada di tempat lain yang lebih memberi manfaat yang lebih banyak daripada ketika dia bersama kita. Masa kita harus egois buat dia selalu mendampingi kita 24/7?

Jangan terlalu sering merasa sendirian karena menurut aku itu adalah salah satu bisikan dari setan. Kenapa? Karena dengan merasa sendirian, tentunya ia akan melahirkan prasangka-prasangka yang ngga perlu. Padahal kalo dipikir-pikir lagi, temen kita sebenernya selama ini udah banyak bantuin kita, tapi terkadang kitanya aja yang merasa egois, yang nggak menghargai sekecil apapun bantuan dari temen-temen kita ini. Sehingga memunculkan rasa seperti itu, merasa sendirian..

Aku dulu juga pernah ngalamin kayak gini. Tapi setelah aku pikir-pikir lagi, sebenernya emang kitanya aja kurang apresiasi atas apa-apa yang udah dikasih sama temen-temen kita. Semoga apa yang aku rasain dulu itu, nggak kamu rasain lagi..

Ya intinya, senantiasa berbaik sangka. Pun kalo temen-temen kita udah ngga bersama kita lagi, ya.. mungkin dia sedang disibukkan sama suatu hal yang lebih bermanfaat ketimbang bersama kita….”

Selasar FISIP, 31 Oktober 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s