Tentang Amanah

dari-keputrian

Amanah.

Ia datang begitu saja tanpa peduli kita siap atau tidak. Amanah akan mendekat kepada sesiapa yang dirasa mampu untuk memikulnya. Seseorang yang menyadari akan beratnya sebuah amanah dan menyadari bahwa apa yang kita pimpin itu kelak akan diminta dipertanggungjawabannya, tentunya tidak pernah berharap sedikitpun untuk mendapatkan amanah tersebut. Karena idealnya amanah itu diberi, bukan diminta. Biarkan amanah yang memilih kepada siapa ia bersandar.

Percayalah, amanah tidak pernah salah pundak. Ada maksud dibalik setiap amanah yang diembankan kepada kita. Allah ingin melihat seberapa kesungguhan kita. Melalui amanah keimanan kita diuji. Apakah makin mendekatkan dirimu padaNya ataukah menjauhkan dirimu padaNya. Tinggal kamu yang memilih. Merasa tidak pantas dengan amanah tersebut? Ya sama aku juga. Tapi teman saya yang di seberang sana menguatkan, “kalau gitu, jalani amanah itu dan pantaskan dirimu. Bukannya Allah melihat proses?” Sesimple itu. Walaupun pada akhirnya di tengah jalan keinginan untuk mundur, gugur dan jatuh makin menyesakkan dada. Namun ingatlah, bahwa pada saat itu Allah lagi uji kekokohan hati kamu. Maka kuatlah dan bersabarlah.

You’re stronger than you think. Lakukan dengan maksimal. Allah punya rencana besar dibalik semua ini. Mungkin kamu belum sadar, tapi pada akhirnya kamu akan bersyukur dengan hadirnya amanah itu. Jangan lengah. Kuatkan diri. Perjalananan masih panjang.

“Adanya sebuah amanah menjadi bukti kalau Allah masih memberi kesempatan untuk memperbaiki diri..” — Kang Ahmad

Jatinangor, 25 Desember 2016
Dari yang tepat satu tahun yang lalu dikorbankan.
Untuk siapapun yang lagi mengemban amanah, stay strong!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s