Semua tulisan dari Maqbulatin Nuha

Tentang Maqbulatin Nuha

Nuha / 17 / Indonesian / Photographer / Traveller

Kids Jaman Now, Generasi Debat Kusir Virtual

Hai guys!

Jadi gini, ku mau sedikit sharing aja sih.

Gue lagi sedikit kesel nih, kenapa yak kalo pas kita liat sebuah postingan viral, trus pas kita sempetin bacain komen-komenannya, pasti isinya ada aja yang berdebat satu sama lain. Sampe-sampe kadang antara apa yang dipost dan apa yang diperdebatkan satu sama lain tuh jauhh banget. Ganyambung cuy.

Misalnya nih ya, sering banget ni gue liat ada yang bikin post tentang “Fenomena Mahasiswa Indonesia yang Makin Apolitik”, trus komen-komennya malah pada beradu argumen tentang kasus pemimpin muslim dan non-muslim. Trus ntar ujung-ujungnya debatnya ngarah ke,

“ini orang pasti antek-antek Ahok”

“Pasti dulu milih Anies ya?”

“Dasar generasi micin, ni orang pasti barisan sakit hati”

OMG. Plis atuh lah. Ada loh sumpah yang kaya gitu. Huhu. Sedih banget ni aq :(

Aku tuh kadang suka mikir, ada ya orang yang sempet-sempetnya punya waktu buat debat kusir kaya gitu? Hidupnya gabut banget apa ya? Daripada debat-debat ga jelas gitu mending bantuin gue bikin draft skripsi, ato gak bantu nyelesein tugas kerjaan organisasi gue, ato nggak ngapain gitu kayak idupnya udah kelar ga ada yang diurusin lagi. Hedeeh.

Mungkin kita harus sudahi ini guys.

Hayulah, jangan bikin keruh dunia sosial media kita. Karena perdebatan kaya gitu tuh ga bakal kelar-kelar dan bikin perpecahan antar satu sama lain. Heu.

Daripada waktu kalian dibuat bikin debat non sense kaya gitu, mending evaluasi lagi yuk. Sudah seberapa bijakkah kita dalam menggunakan sosial media kita.

Barusan banget gue abis denger sebuah presentasi dari seorang penggiat sosial media, namanya pak Nukman Luthfie yang mana beliau juga seorang Konsultan Media Sosial. Dalam pemaparannya gue menemukan banyak inspirasi dan kayanya worth it banget buat di-share.

Jadi ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, khususnya kita sebagai pemuda atau bahasa kekiniannya dianggap sebagai kids jaman now. Apa aja yak? Fakta nomer 4 membuat kamu melongo! *sosoan clickbait biar kayak media jaman now* #EH

2. Banjiri medsos mu dengan konten positif

Ketika kamu sendiri nggak suka melihat perdebatan dan hal-hal negatif dalam sosial mediamu, kenapa nggak kamu aja yang menyediakan konten-konten positif? Yuk sama-sama kita gunakan sosial media kita ga cuma buat hal-hal narsis tapi juga informasi-informasi yang bermanfaat buat semua yang ngebacanya. Bukankah sebaik-baik manusia itu adalah yang bermanfaat bagi orang lain?

2. Manfaatkan waktumu untuk hal-hal yang lebih berguna

Daripada kamu curahkan tenaga dan waktumu buat ikutan debat kusir dan ikut kemakan hoax dan artikel-artikel provokatif, mending waktu kalian buat ngerjain tugas kuliah, beberes kamar, bikin karya kek, apa kek. masih banyak hal berfaedah diluar sana cuy.

3. Jadikan sosial mediamu sebagai sarana personal branding

Nah, ini banget. Tadi sama pak @nukman dijelasin bahwa ada sebuah ‘aturan ketiga’ (Social Media Rule of Thirds), dimana kita bisa gunakan,

a) Sepertiga konten socmed mu buat promosi bisnis atau hal-hal yang udah kamu capai. Tapi inget, cuma sepertiga aja. ntar kalo kebanyakan followersmu bakal berkurang satu-satu hehehe

b) Sepertiga konten socmedmu buat berbagi pemikiran dan cerita dari kata2 bijak dari orang-orang yang menginspirasi.

c) Sepertiga konten socmedmu buat post hal-hal interaksi personal gitu. Foto bareng organisasi atau apapun itu sabi.

 

Sekiaaan. Semoga bermanfaat ya gaes.

 

#BijakBermedsos

#FlashBlogging

 

Iklan

Aku Juga Pernah Kok Ada Di Posisimu

yy

Se-nggak-merasa-passionnya-kamu akan sesuatu, jalanin aja dulu. Kita nggak akan pernah tau rencana apa yang udah Allah gariskan buat kita di masa yang akan datang.

Coba aja dulu. Jalani aja dulu. Hargai dan bertanggungjawablah atas setiap keputusan apa yang udah kamu buat. Jangan pergi begitu aja. Bertahanlah, karena setiap pengalaman pasti mengajarkan sesuatu. Jangan takut untuk mencoba hal baru dan jangan takut untuk keluar dari zona nyaman mu.

Aku juga pernah kok berada di posisi kamu. Ketika ngerasa Lanjutkan membaca Aku Juga Pernah Kok Ada Di Posisimu

Maaf Ya, Aku Belum Bisa Kaya Dia

BdNaHAlCQAAxP6X.jpg

Ujar temanku kemaren dalam perjalanan pulang ke Jatinangor. Dia ngomong kaya gitu setelah aku bercerita tentang bagaimana seorang teteh yang kita sama-sama kenal bisa menjadi salah satu orang yang paling aku percaya untuk berbagi keluh kesah. Tapi tenang, aku ga bakal bahas tentang teteh ini. Tapi mau bahas tentang percakapan setelahnya.

Dia bilang,

“Maaf ya nu, aku belum bisa jadi kayak teh *nama disensor* ini. Aku belum bisa Lanjutkan membaca Maaf Ya, Aku Belum Bisa Kaya Dia

Kayaknya Aku Udah Mulai Baper Ya?

 

10438926_419796178158198_4229303548299594637_n.jpg

Ujar seorang temen padaku beberapa waktu lalu pasca sesi curhatannya. Menurut gue masalahnya simpel sih. Intinya, dia di-PHP gegara ga jadi makan bareng sama teman lelakinya. Sederhana kan? Tapi ternyata hal sederhana ini berhasil ngebikin temenku nangis semaleman. Hmm menarik.

Ada yang pernah merasakan hal ini?

Ketika sebuah kejadian kecil yang berkaitan dengan si-doi dan dia tidak memenuhi keinginan kita atau harapan kita, entah kenapa di dalam hati rasanya rasanya kayak menyakitkan banget. Pernah? Lanjutkan membaca Kayaknya Aku Udah Mulai Baper Ya?

Gerakan Anti Baper

avatar (16).jpg

Aku punya nasehat buat teman-temanku yang hatinya sedang berbunga-bunga. Buat menjaga hati aja sih.. Wkwk

Baca yaah

Dia berbicara lembut padamu bukan berarti dia menyukaimu. Bisa jadi itulah caranya menghargai wanita.

Dia selalu nampak sumringah ketika bertemu kamu, bukan berarti dia memendam perasaan sama kamu. Bisa jadi begitulah cara dia menghargai oranglain.

Dia seringkali membantu kamu, bukan karena dia suka sama kamu. Mungkin dia hanya sedang memberi contoh bagaimana Lanjutkan membaca Gerakan Anti Baper

Sepertinya Aku Harus Berhenti

S_6107181188675

Sang sopir sebenarnya menyadari kalau perjalanan yang ia tempuh masih jauh dan panjang.

Pada awal sebelum memulai perjalanan ini sang sopir sudah memperhatikan betul tentang bekal perjalanan dan bahan bakar. Dan menurut sang sopir, persediaan bahan bakar akan cukup buat sampai akhir perjalanan. Sudah ia pikirkan baik-baik.

Tapi,

Ternyata,

Ekspektasi memang selalu tidak sesuai dengan kenyataan. Lanjutkan membaca Sepertinya Aku Harus Berhenti

Sudah Kubilang

S_5884819210544.jpg

Sudah kubilang kan dari awal ga usah pedulikan apa kata oranglain. Mereka tuh nggak tau alasan utama kenapa kamu memilih untuk ada dan bertahan disini.

Ketika mereka meremehkan kehadiranmu disini karena beranggapan bahwa ada tempat lain yang lebih layak buatmu, yaudah biarin aja. Kamu memilih untuk disini kan pilihanmu, bukan pilihan mereka. Toh yang memiliki kontrol atas dirimu tuh ya kamu sendiri, bukan mereka. Dan sampai akhir nanti pun yang akan menjalani ini semua tuh kamu kok, bukan mereka. Jadi tetep tenang aja ya. Teruslah berjalan tanpa harus melihat ke belakang..

Aku ingatkan sekali lagi, mereka tuh cuma liat dari luar, nggak tau banyak apa aja yang udah kamu lakuin dan perjuangin disini. Mereka ga akan tau dan ga akan mau tau seberapa besar perubahan yang udah kamu lakuin disini. But life must go on. Tetap jalanin apa yang sudah menjadi target dirimu selama ini tidak bertentangan dengan kata hatimu.

Tetap semangat ya, aku tunggu kabar baikmu..

Jatinangor, 4 April 2017
Dari yang udah nahan-nahan buat ngomong ini. Tapi tak apa jika berakhir dalam tulisan.

Terima Kasih Untuk Hari Ini

BPM Kema Unpad 2017.jpg

Menjadi bagian dari keluarga ini tuh adalah salah satu pilihan yang tidak pernah aku sesali. Menjatuhkan pilihan agar tetap bertahan di BPM Kema bukanlah suatu keputusan yang mudah. Takut ini.. takut itu.. ditawarin ngurus ini.. itu.. Hmm.. Namun kemudian aku diingatkan pada alasan awal kenapa ada keinginan untuk stay disini. Semua berawal dari kegelisahan dalam diri untuk pengen menjadikan BPM Kema agar lebih dikenal Kema Unpad….dan akhirnya, aku disini.

Terima kasih banyak untuk hari ini. Seneng banget kalo bisa kumpul bareng. Hahaha. Upgrading perdana ini Lanjutkan membaca Terima Kasih Untuk Hari Ini

#FlashbacKKN – Ciinjuk Terakhir Kali

IMG_8438.JPG

Jadi ceritanya gini, tadi subuh-subuh tiba-tiba keinget sama kejadian pas KKN. Kayanya asik kalo buat ditulis, biar kalo lupa bisa jadi pengingat gitu. Flashback ceritanya. Hahahalah.

Majalengka, 02 Februari 2017

Pagi itu merupakan pagi kedua terakhir kita ada di Desa Cipulus, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Soalnya besok paginya kita udah langsung caw balik ke Nangor. Haha. Seneng sih.. tapi meninggalkan tempat paling tenang dan menyejukkan ini yang bikin susah. Anjay wkwk

Ok, lanjut.. Lanjutkan membaca #FlashbacKKN – Ciinjuk Terakhir Kali

Sudahlah, Fokus Aja Sama Dirimu.

S_5793203638448

Kenapa sih seringkali kita lebih takut sama penilaian manusia daripada penilaian Tuhannya manusia? Ya dalam hal apapun. Padahal kalo dipikir-pikir, orang tuh bisa bantu apa? Trus kalo ada apa-apa, bukannya yang ngejalanin kan diri kita sendiri? Dan ending-endingnya juga kita sendiri kan yang bakal mempertanggungjawabkannya? Ya ga sih?

Contoh kecil aja sih, judul skripsi.

Kenapa kita harus sok-sok cari judul yang bakal bikin orang terpesona liat judulmu? Padahal mah ntar juga yang nyari data kita sendiri, yang mikir Lanjutkan membaca Sudahlah, Fokus Aja Sama Dirimu.